Selasa, 30 Juni 2026

UIMSYA Blokagung Selesaikan Ujian S2 MPI Buku Referensi Di Akhir Bulan Juni

Blokagung - Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2 MPI) Pascasarjana Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung, Banyuwangi, secara resmi telah mengukir tonggak sejarah baru dalam pembaruan sistem kualifikasi kelulusan. Pada hari Selasa, 30 Juni 2026, kampus berbasis pesantren ini menyelenggarakan Ujian Tugas Akhir dengan menerapkan skema mutakhir berupa penilaian Buku Referensi Akademik sebagai instrumen utama pengganti tesis konvensional. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk adaptasi kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education) guna mendorong produktivitas karya ilmiah mahasiswa yang siap didistribusikan ke ranah publik.

Seluruh rangkaian prosesi penilaian ini dilaksanakan dengan mengacu pada dokumen jadwal resmi yang telah diterbitkan secara sah oleh pihak tata usaha Uimsya pada tanggal 29 Juni 2026. Berdasarkan regulasi terjadwal tersebut, kegiatan pengujian pemikiran akademik ini dimulai secara serentak tepat pada pukul 08.00 WIB dan berakhir secara tuntas pada pukul 12.30 WIB. Agenda ini menjadi instrumen wajib yang harus ditempuh oleh setiap peserta didik guna memenuhi standar kompetensi dan syarat kelulusan akhir bagi mahasiswa program magister pada Tahun Akademik 2025/2026.

Guna memastikan efisiensi waktu penyajian materi serta menjaga kualitas iklim akademis selama ujian berlangsung, panitia pelaksana membagi lokasi sidang ke dalam dua fasilitas ruangan yang berbeda di lingkungan Kampus 2 UIMSYA Blokagung. Kedua ruangan tersebut dimanfaatkan secara paralel agar dinamika presentasi dan tanya jawab dapat berjalan kondusif. Pemilihan tempat ini meliputi Ruang Pertemuan Pascasarjana untuk kelompok utama dan Ruang A.23 sebagai basis pengujian kelompok berikutnya, di mana keduanya dikondisikan sesuai pembagian yang disahkan oleh administrasi pascasarjana.

Penyelenggaraan sidang yang tersebar di dua lokasi berbeda ini dilakukan dengan koordinasi yang ketat dan disesuaikan secara presisi dengan daftar hadir dewan penguji serta mahasiswa terdaftar. Plotting atau penempatan masing-masing personalia telah diatur secara rapi dan tertuang ke dalam berkas acara ujian yang sah. Melalui pembagian kluster ruangan ini, panitia berhasil meminimalkan waktu tunggu antar peserta, sehingga setiap mahasiswa mendapatkan porsi waktu yang adil dan optimal dalam mempertahankan isi buku referensi yang mereka susun di hadapan majelis penguji.

Secara akumulatif, jumlah total mahasiswa S2 MPI yang menempuh ujian tugas akhir konversi pada gelaran bersejarah ini adalah sebanyak 11 orang peserta. Untuk menjaga ritme evaluasi agar tetap tajam, seluruh peserta tersebut kemudian didistribusikan ke dalam dua daftar kelompok sidang yang terpisah. Kelompok sidang pertama dirancang untuk mengakomodasi sebanyak 7 orang mahasiswa yang dijadwalkan tampil memaparkan hasil pemikiran mereka secara berurutan sesuai nomor urut yang telah ditetapkan oleh bagian akademik.

Ketujuh mahasiswa yang tergabung di dalam kelompok sidang pertama di Ruang Pertemuan Pascasarjana tersebut secara berturut-turut adalah Fitdarus Kussuma dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 2411251021 pada urutan pembuka. Ia kemudian diikuti oleh Ahmad Khotib (NIM 2411251014), Kholil Bisyri (NIM 2411251029), Setio Utomo (NIM 2411251011), Tri Reza Wibowo (NIM 2411251025), Denis Bahari (NIM 2411251020), dan diakhiri oleh pemaparan dari Muhammad Robithulhaq (NIM 2411251001) selaku penyaji penutup pada kelompok tersebut.

Sementara itu, atmosfer akademik yang tidak kalah kompetitif juga berlangsung di kelompok sidang kedua yang bertempat di Ruang A.23 Kampus 2 dengan diikuti oleh 4 orang mahasiswa S2 MPI lainnya. Berdasarkan urutan nomor registrasi dalam manifes jadwal, mahasiswa yang terdaftar di ruangan ini adalah Ana Kurnia Azhari (NIM 2411251022) pada urutan pertama. Langkahnya disusul oleh Denny Bhekti Kurnianto (NIM 2411251023) pada urutan kedua, Sabarun Jamil (NIM 2411251007) pada urutan ketiga, dan diakhiri oleh Aldi Prasetyo (NIM 2411251027) pada urutan keempat.

Struktur dewan penguji yang ditugaskan pada kelompok sidang pertama melibatkan kombinasi tim dosen senior yang memiliki otoritas keilmuan kuat untuk memeriksa materi buku referensi mahasiswa secara bergantian. Majelis penguji pada ruangan ini terdiri dari Dr. Moh. Harun al-Rosid, M.Pd.I., Dr. H. Muhammad Imam Khaudli, S.Pd.I., M.Si., dan Dr. Hj. Lely Ana Ferawati Ekaningsih, S.E., M.H., M.M. Para akademisi terkemuka ini bertindak secara kolektif sebagai pembimbing, ketua penguji, penguji 1, dan penguji 2 sesuai dengan distribusi tugas yang tercatat dalam matriks jadwal pelaksanaan ruang pertemuan.

Bergeser ke Ruang A.23, komposisi dewan penguji yang bertugas mengawal jalannya sidang kelompok kedua memiliki susunan yang berbeda, khususnya pada posisi pembimbing utama dan jajaran anggota penguji. Nama-nama penguji yang tercantum dalam dokumen resmi dan bertugas di ruangan ini meliputi posisi Ketua Penguji yang dipegang oleh Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. Sementara itu, untuk posisi Penguji 1 dijabat oleh Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I., dan tanggung jawab sebagai Penguji 2 diemban oleh Dr. Mirhabun Nadir, SE., M.M.

Berdasarkan rilis resmi administrasi pascasidang, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. selaku Direktur Pascasarjana UIMSYA memberikan kesan dan pesannya terkait momentum kelulusan para mahasiswa magister ini. Beliau menyampaikan kesan mendalam bahwa pelaksanaan ujian tugas akhir berbasis buku referensi ini berjalan sangat lancar, sesuai dengan regulasi akademik serta memenuhi Prosedur Operasional Standar (POS) yang berlaku di Pascasarjana UIMSYA. Melalui amanat tertulisnya, beliau mengingatkan para lulusan bahwa gelar magister yang diperoleh harus dipertanggungjawabkan secara sosial melalui kontribusi nyata dalam pengelolaan tata kelola lembaga-lembaga pendidikan Islam di tengah masyarakat.

Menanggapi jalannya ujian, Ahmad Khotib selaku perwakilan resmi mahasiswa memberikan pernyataan tertulis mengenai pengalaman mereka dalam mempertahankan karya ilmiah ini. Ia memaparkan bahwa materi pertanyaan yang diajukan oleh dewan penguji berfokus secara tajam pada tiga aspek vital, yakni validitas data lapangan, kekokohan metodologi penelitian, dan kontribusi teori manajemen yang tertuang di dalam naskah buku referensi mereka. Sebagai representasi rekan-rekannya, ia juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa angkatan di bawahnya agar senantiasa tertib administrasi dan disiplin melakukan bimbingan intensif agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu sesuai dengan kalender akademik.

Seluruh rangkaian dokumen kelulusan, penilaian, dan berita acara ujian ini secara resmi ditandatanganiserta disahkan di Blokagung pada tanggal 29 Juni 2026 oleh Direktur Pascasarjana UIMSYA, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si., dengan menyertakan Nomor Induk Pegawai Yayasan (NIPY) 3150801058001. Seiring dengan berakhirnya ujian pada pukul 12.30 WIB, para mahasiswa yang dinyatakan memenuhi standar kelulusan berhak untuk segera memproses administrasi wisuda tingkat universitas serta secara legal menyandang gelar akademik Magister Pendidikan (M.Pd).

Selasa, 23 Juni 2026

Pecah Rekor! Bukan Cuma Tesis, Mahasiswa S2 MPI Uimsya Blokagung Lulus Lewat Jalur Tulis Buku Ber-ISBN dan HKI

 Banyuwangi – Suasana khidmat sekaligus membanggakan menyelimuti Ruang Sidang Kampus 2 Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung, Banyuwangi hari ini, Selasa (23/6/2026). Program Studi Pascasarjana (S2) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Uimsya kembali menggelar ujian tugas akhir di bulan ini. Menariknya, ujian kali ini mencetak sejarah baru dalam dunia akademik kampus pesantren tersebut melalui diversifikasi karya akhir mahasiswa yang sangat inovatif.

Sebanyak 10 mahasiswa menempuh ujian akhir dengan penuh percaya diri. Uniknya, mayoritas dari mereka tidak lagi menggunakan skema tesis konvensional. Sebanyak 9 mahasiswa sukses mengonversi tugas akhir mereka menjadi buku referensi ber-ISBN yang dilengkapi dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Sementara itu, 1 mahasiswa lainnya memilih jalur penulisan tesis yang diperkuat dengan publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 3.

Sembilan mahasiswa penemu jalur kreatif berbasis buku dan HKI tersebut adalah Harisun Fuad, Luluk Rosyidatul Umah, Moh. Imam Wahyudi, Yudi Sahara, Budi Santoso, Adam Damiri, Vina Mardliyana Ulfa, Ma'shum Thoyib, dan Ahmad Dzofron Abiyu Tsaqib Muhes. Karya-karya mereka dinilai memberikan kontribusi praktis yang kaya bagi literasi manajemen pendidikan Islam. Di sisi lain, Muhammad Ilmi Najib menjadi satu-satunya mahasiswa yang menguji ketajaman akademisnya lewat jalur tesis dan artikel ilmiah SINTA 3.

Guna menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, jalannya sidang dibagi menjadi dua kelompok penguji secara simultan. Kelompok pertama dipimpin langsung oleh Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. selaku Ketua Sidang, didampingi oleh Dr. Imron Fauzi, M.Pd. sebagai Penguji 1 (Dosen, Penulis Buku Produktif dan Editor Buku dari UIN KHAS Jember), dan Dr. Lailatul Usriyah, M.Pd.I. selaku Penguji 2 (Dosen, penulis produktif dan Sekretaris Pascasarjana UIN KHAS Jember). Ketiganya menguliti aspek metodologi dan kedalaman isi buku serta tesis yang dipresentasikan peserta dengan sangat detail.

Sementara itu, kelompok kedua tidak kalah berbobot dengan dinakhodai oleh Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I. sebagai Ketua Sidang (Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIMSYA). Ia didampingi oleh duet penguji kritis, yakni Dr. Ainur Rofiq, M.Pd.I. selaku Penguji 1 (Dosen UIMSYA dan Pimpinan Pondok Pesantren Modern al-Kaustar Srono Banyuwangi) dan Dr. Mirhabun Nadir, MM. selaku Penguji 2 (Dosen UIMSYA dan Pimpinan Pondok Pesantren Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah (MHI) Bangsalsari Jember). Dinamika tanya jawab di kelompok kedua ini berlangsung hangat namun tetap mempertahankan standar akademik magister yang tinggi, menguji sejauh mana kemanfaatan produk akademik yang dihasilkan mahasiswa.

Apresiasi tinggi datang dari jajaran dewan penguji yang merasa bangga atas terobosan ini. Dr. Imron Fauzi, M.Pd., mewakili tim penguji, menyampaikan kesan mendalamnya.

"Ini adalah lompatan besar untuk Pascasarjana UIMSYA. Mahasiswa tidak hanya terjebak pada tumpukan kertas laporan penelitian di perpustakaan, tetapi benar-benar menghasilkan produk nyata berupa buku ber-ISBN dan HKI yang bisa dibaca dan dimanfaatkan masyarakat luas. Pesan saya, jangan berhenti menulis setelah lulus. Jadikan momentum ini sebagai bahan bakar untuk terus mendiseminasikan ilmu," ujarnya penuh motivasi.

Rasa lega dan haru juga terpancar dari raut wajah para peserta yang dinyatakan lulus. Muhammad Ilmi Najib, mewakili rekan-rekannya, mengungkapkan bahwa proses panjang yang mereka lalui akhirnya terbayar tuntas hari ini. "Rasanya luar biasa plong dan bersyukur. Menulis tesis hingga menembus jurnal SINTA 3", tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Harisun Fuad yang terharu dan bangga. "Menyusun buku sampai terbit ISBN dan HKI itu menguras energi. Namun, bimbingan dosen di Uimsya sangat suportif. Pesan kami untuk adik-adik tingkat, jangan takut dengan tugas akhir. Pilih jalur kreatif yang disediakan kampus, karena ini membuat portofolio akademik kita jauh lebih bernilai saat lulus nanti," ungkapnya.

Pelaksanaan ujian yang bertempat di Kampus 2 Uimsya Blokagung ini berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis dari pagi hingga sore hari. Inovasi jalur kelulusan non-tesis berupa buku ber-ISBN dan HKI ini diharapkan menjadi tren positif dan pemantik semangat bagi mahasiswa magister lainnya yang saat ini dikelola yaitu S2 Pendidikan Bahasa Arab, S2 Ekonomi Syaraiah dan S2 Studi Islam. Uimsya Blokagung sekali lagi membuktikan diri sebagai universitas berbasis pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

Sidang akhir hari ini ditutup dengan sesi foto bersama dan mushafahah antara dosen penguji dan para magister baru. Dengan kelulusan 10 mahasiswa bertalenta ini, Prodi S2 Manajemen Pendidikan Islam Uimsya semakin mempertegas komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teoritis, namun juga produktif secara literasi dan memiliki legalitas karya yang diakui negara.

Berikut daftar link e-book mahasiswa S2 MPI Uimsya Blokagung yang sidang hari ini:

HarisunFuad: Kepemimpinan Green Pesantren (Mengelola Etika Lingkungan dan Sustainable Develpoment Berbasis Ajaran Islam) https://books.google.co.id/books?id=KhrjEQAAQBAJ&lpg=PA1&lr&hl=id&pg=PP4#v=onepage&q&f=false

Luluk Rosyidatul U.: Budaya Organisasi Pesantren (Kajian dari Beragam Dimensi dan Perspektif) - Google Books https://share.google/5XYjzfnQWMs8Q9SA2

Moh. Imam Wahyudi : Membangun Budaya Sekolah sebagai Blueprint Mutu Pendidikan Abad ke-21 -Google Books https://share.google/cMSTGgWwo0BPGT2K6

Yudi Sahara : The Kiai Leadership Code (Prinsip-Prinsip Manajemen Humanis dan Transformasi . - Google Books https://share.google/LPNKnwOP07SSLKUbT

Budi Santoso : Servant Leadership, Duta Sains Indonesia https://share.google/djkWG5tSHHvQ2qPbS

Adam Damiri : Manajemen Marketing Pondok Pesantren Di Era Modern, Duta Sains Indonesia https://share.google/JppZC77wKLzL69kev

Vina Mardliyana Ulfa: Generasi Modern Islamim Duta Sains Indonesia https://share.google/ghZOQ274dl3YLnn4e

Ma'shum Thoyib: Human Resource Management, Duta Sains Indonesia https://share.google/dGcLt7fZa7NSUePe0

Ahmad Dzofron Abiyyu T. M.: Kepemimpinan Kiai Di Era Digital Dalam Menjaga Tradisi Dan Mentalitas Santri Gen Z https://share.google/BptI1xS9FfMb6bgZs