Minggu, 06 September 2026

Meneguhkan Keunggulan Akademik: Pascasarjana Uimsya Gelar Matrikulasi

 Pascasarjana Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung Banyuwangi resmi menggelar agenda Orientasi dan Matrikulasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu (5/9/2026) mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Sebanyak 53 mahasiswa baru dari empat program studi magister, yakni S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI), S2 Pendidikan Bahasa Arab (PBA), S2 Ekonomi Syariah (ESy), dan S2 Studi Islam (SI), antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan tes tulis oleh peserta sebagai bentuk komitmen akademis.

Kegiatan orientasi ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana Uimsya, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. Dalam sambutan pembukanya, beliau menekankan pentingnya kesiapan mental dan akademis bagi mahasiswa jenjang magister agar mampu beradaptasi dengan iklim riset yang dinamis. Pembukaan tersebut menjadi titik awal integrasi nilai-nilai keislaman dan keilmuan modern yang menjadi ciri khas Pascasarjana Uimsya Blokagung Banyuwangi. Memasuki sesi materi orientasi akademik, para mahasiswa dibekali pemahaman teknis mengenai tata kelola perkuliahan oleh Drs. Eko Budiywono, M.H. Sesi ini mengulas Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti), mekanisme heregistrasi, Kartu Rencana Studi (KRS), hingga Daftar Hasil Studi (DHS). Pemahaman sistem ini dinilai vital untuk menunjang kelancaran administrasi perkuliahan para mahasiswa selama menempuh studi di Pascasarjana Uimsya.

 Materi dilanjutkan langsung oleh Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. yang memberikan pembekalan strategis bertajuk "Menulis dan Mempublikasikan Artikel pada Jurnal Bereputasi". Sesi ini dirancang untuk memacu tradisi menulis dan publikasi ilmiah sejak dini, sehingga para mahasiswa tidak hanya berfokus pada pemenuhan tugas akademik harian, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pengembangan literatur riset global yang bereputasi tinggi. Pasca-ishoma, agenda dilanjutkan dengan sesi pengenalan program studi secara lebih mendalam. S2 MPI dipandu oleh Dr. H. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I., S2 PBA oleh Dr. M. Bisri Ihwan, Lc., M.Pd., S2 Ekonomi Syariah oleh Dr. Nur Anim Jauhariyah, S.Pd., M.Si., serta S2 Studi Islam oleh Dr. Sofi Faiqotul Hikmah, S.H.I., M.E.I. Pada sesi terpisah ini, mahasiswa diperkenalkan dengan Dosen Pendamping Akademik (DPA)/Dosen Wali, strategi kelulusan tepat waktu, serta mekanisme penilaian dan pelaporan nilai.

 Pihak pelaksana dan panitia mengungkapkan kesan mendalam atas tingginya partisipasi serta semangat interaktif para peserta meski kegiatan dilaksanakan secara virtual. Panitia mengapresiasi kerapian pelaksanaan dari tahap penandatanganan pakta integritas hingga sesi matrikulasi program studi yang berjalan lancar dan penuh khidmat. Dedikasi para peserta menjadi modal awal yang sangat baik bagi terciptanya iklim akademik yang kondusif di lingkungan kampus. Direktur Pascasarjana beserta jajaran panitia berharap seluruh  mahasiswa baru S2 Uimsya dapat menuntaskan masa studinya secara tepat waktu dengan karya-karya publikasi yang bereputasi. Melalui kegiatan matrikulasi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademis dan riset, tetapi juga mampu membawa keberkahan nilai-nilai pesantren Blokagung ke kancah nasional maupun internasional. “Alhamdulillah, semangat dan antusiasme peserta tinggi. Semoga bisa menjadi modal agar mereka bisa lulus tepat waktu,” ungkap Aimah.



Rabu, 29 Juli 2026

UIMSYA Blokagung Gandeng UIN Jawa dan Sumatera Terbitkan Kesepakatan Strategis

 Kampus Berbasis Pesantren terkemuka di Banyuwangi, Uimsya Blokagung terus menunjukkan taringnya dalam peta pendidikan tinggi nasional melalui sinergi lintas daerah dan lembaga. Bertempat di kawasan pesisir yang asri, Utama Raya Beach & Resto Situbondo, Jawa Timur, suasana hangat tercipta dalam momentum bersejarah yang mempertemukan civitas akademika dari tiga kampus ternama. Rangkaian acara penandatanganan dokumen kerja sama strategis ini sukses digelar pada hari Kamis, 23 Juli 2026. Pertemuan ini menjadi tonggak penting kolaborasi akademik antara Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung Banyuwangi dengan tiga Universitas Islam Negeri (UIN) besar sekaligus, yakni UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, UIN Sunan Kudus Jawa Tengah dan UIN Sunan Ampel Surabaya Jawa Timur. Sinergi antarkampus ini diarahkan untuk memperkuat kualitas mutu kelembagaan, riset, serta pengabdian masyarakat. Langkah nyata ini membuktikan keseriusan kampus berbasis pesantren dalam merespons tantangan global.

Naskah perjanjian pertama berupa Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mengikat Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Pascasarjana Uimsya Blokagung dengan Prodi Magister MPI Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kesepakatan ini ditandatangani langsung oleh Dr. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I., selaku Kaprodi Magister MPI Uimsya Blokagung, dan Dr. Aziza Aryati, M.Ag., sebagai Kaprodi Magister MPI UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Penandatanganan ini berfokus pada penguatan kurikulum dan tata kelola program magister. Guna memperkokoh payung hukum kolaborasi tersebut, dokumen kerja sama antara Uimsya Blokagung dan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu turut diketahui dan disetujui secara resmi oleh jimpinan tertinggi pascasarjana masing-masing kampus. Direktur Pascasarjana Uimsya Blokagung, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si., bersanding dengan Direktur Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Prof. Dr. H. Zubaedi, M.Ag., M.Pd., dalam menyetujui poin-poin kemitraan jangka panjang ini.

Fokus utama kerja sama Uimsya Blokagung dengan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dirancang berlaku selama 5 (lima) tahun. Berbagai agenda konkret disiapkan, mulai dari kolaborasi pembelajaran digital, penguji eksternal tugas akhir, riset kemitraan dosen, publikasi karya ilmiah bersama, hingga kolaborasi pengabdian kepada masyarakat berbasis e-learning. Selain itu, program penunjang seperti visit and exchange lecture serta forum ilmiah bersama juga siap direalisasikan.

Melengkapi jaringan kemitraan strategis tersebut, Uimsya Blokagung turut menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) bersama UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Dokumen kesepakatan ini disahkan langsung oleh Ketua Jurusan Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Muhammad Nuril Huda, M.Pd. Penandatanganan PKS ini berfokus pada penguatan penjaminan mutu internal, akselerasi akreditasi program studi, serta pengembangan pusat riset keislaman dan pesantren. Kolaborasi dengan UINSA Surabaya diproyeksikan membuka akses kolaborasi pengabdian masyarakat lintas pesantren serta perintisan jurnal ilmiah terakreditasi bersama.

Tak berhenti di situ, Uimsya Blokagung juga meresmikan Memorandum of Agreement (MoA) tingkat Pascasarjana bersama Pascasarjana UIN Sunan Kudus Jawa Tengah. Kesepakatan strategis ini ditandatangani oleh Direktur Pascasarjana UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Ihsan, M.Ag., bersama dengan Direktur Pascasarjana Uimsya Blokagung, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. Kerja sama inter-provinsi ini diproyeksikan berlaku efektif selama 4 (empat) tahun ke depan. Kerja sama Pascasarjana Uimsya Blokagung dan UIN Sunan Kudus mengusung misi utama peningkatan mutu kelembagaan. Ruang lingkup kesepakatannya mencakup pembinaan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan publikasi, pengabdian masyarakat, pelatihan soft skill dosen dan mahasiswa, pengembangan kelembagaan, hingga pengembangan kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui pembagian tugas yang disepakati, UIN Sunan Kudus berperan dalam mengoordinasikan serta menyediakan akomodasi dan fasilitas pembinaan. Sementara itu, Pascasarjana Uimsya Blokagung siap menyokong dalam perencanaan, evaluasi, hingga menerjunkan dosen, narasumber, trainer, dan praktisi expert serta menyiapkan naskah akademik pendukung. Sinergi ini memperlihatkan posisi Uimsya Blokagung sebagai mitra sejajar yang kaya akan potensi SDM berkualitas. Langkah kolaboratif terpadu di kawasan Pantura Situbondo ini menjadi bukti konkret komitmen Uimsya Blokagung untuk terus mengepakkan sayap kualitas pendidikannya. Penandatanganan kesepakatan ganda ini diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi riset, meningkatkan mutu luaran mahasiswa, serta memperkuat kontribusi nyata Perguruan Tinggi Keagamaan Islam bagi masyarakat luas di tingkat nasional. 

Senin, 27 Juli 2026

Bikin Bangga! Dosen UIMSYA Dipilih Kemenkop RI Jadi Fasilitator Nasional KDKMP 2026

UIMSYA NEWS, Banyuwangi – Implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada pilar pengabdian kepada masyarakat, kembali ditunjukkan secara impresif oleh akademisi Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung Banyuwangi. Dosen Program Pascasarjana UIMSYA, Dr. Lely Ana Ferawati Ekaningsih, SE., MH., MM., CRA., CRP, resmi dipercaya oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop RI) untuk mengawal agenda strategis berskala nasional. Beliau terpilih menjadi fasilitator dalam Pelatihan dan Sertifikasi Calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026 yang diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.


Program masif ini diusung di bawah arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah nyata dalam memperkuat pondasi perekonomian nasional dari tingkat akar rumput. Keterlibatan Dr. Lely Ana bukan sekadar penunjukan biasa, melainkan buah dari rekam jejaknya yang mumpuni di bidang kewirausahaan, tata kelola organisasi, serta komitmennya pada ekonomi kerakyatan. Kehadiran akademisi Uimsya di panggung nasional ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus berbasis pesantren tersebut. Proses untuk terpilih menjadi fasilitator nasional ini tidaklah mudah. Dr. Lely Ana harus melalui serangkaian seleksi yang amat ketat, mulai dari pemindaian administrasi, uji kognitif, hingga validasi kompetensi manajerial. Penyaringan ketat ini dilakukan guna menjamin integritas dan kualitas para pengajar. Lolos dengan hasil memuaskan, beliau menerima surat penugasan langsung dari Pimpinan Kemenkop RI untuk menggembleng para calon pimpinan koperasi desa.

Agenda diklat intensif ini dilaksanakan selama dua pekan, terhitung sejak 17 hingga 27 Juli 2026, dan dijadwalkan ditutup secara resmi pada 31 Juli 2026. Mengingat skala kegiatan yang sangat besar, pelatihan tersebar di 15 komando latihan, 61 satuan pendidikan, dan 451 kelas di seluruh Indonesia. Menariknya, beberapa lokasi pelatihan ditempatkan di markas militer guna membentuk kedisiplinan dan karakter kepemimpinan peserta. Sebanyak 29.830 peserta dari kalangan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) tampak memadati kelas-kelas pelatihan di berbagai daerah. Puluhan ribu talenta muda berpendidikan tinggi ini disiapkan secara matang untuk menduduki posisi strategis sebagai Manajer KDKMP. Langkah ini menjadi angin segar untuk mentransformasi manajemen koperasi desa agar tampil lebih modern, efisien, dan profesional.

Selama masa pelatihan, para calon manajer dibekali kurikulum super padat yang mencakup 90 jam pelajaran, terbagi ke dalam 12 modul, 42 materi, serta 10 unit kompetensi. Pembelajaran terfokus pada dua pilar utama, yakni kompetensi teknis (manajemen keuangan, digitalisasi usaha, dan analisis potensi desa) serta pengembangan soft skills (kepemimpinan visioner melalui Visionary Leadership Framework, komunikasi efektif, dan pemanfaatan Talent DNA). Tujuan utama dari diklat ini adalah mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola koperasi yang akuntabel, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berjiwa wirausaha. Pembekalan ini diharapkan memberi fondasi bisnis yang kuat bagi para manajer muda dalam memotong mata rantai pasok yang selama ini kurang efisien di pedesaan. Manfaat hadirnya KDKMP dipastikan akan langsung dirasakan oleh masyarakat desa. Para manajer terlatih ini bertugas memastikan pendaftaran dan penyaluran barang bersubsidi serta bantuan sosial (bansos) berjalan tepat sasaran, sekaligus mempermudah akses permodalan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Di sela-sela kesibukannya memfasilitasi kelas pelatihan di markas Marinir Malang dan Sidoarjo, Dr. Lely Ana mengungkapkan kesan mendalamnya. "Melihat antusiasme dan semangat membara dari puluhan ribu anak muda peserta SPPI ini memberikan optimisme baru bagi masa depan ekonomi Indonesia. Mereka tidak hanya belajar teori bisnis, tetapi juga ditempa kedisiplinannya agar memiliki mental baja saat terjun langsung mendampingi masyarakat desa," tutur Dr. Lely Ana.

Sebagai penutup, beliau menyampaikan pesan penting bagi para calon manajer KDKMP dan seluruh akademisi Uimsya. "Koperasi Desa Merah Putih tidak boleh hanya menjadi papan nama atau lembaga formalitas semata, melainkan harus hadir sebagai pilar tangguh ekonomi kerakyatan. Saya berharap para lulusan pelatihan ini dapat menjadi agen perubahan yang jujur, inovatif, dan konsisten menyejahterakan warga desa. Bagi Uimsya, ini adalah bukti bahwa karya dan ilmu dari kampus kita mampu memberi dampak langsung bagi kemajuan bangsa," tegasnya. Keterlibatan aktif dosen UIMSYA Blokagung dalam agenda strategis nasional ini mempertegas peran perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah. Sinergi ini diharapkan terus berlanjut demi terwujudnya kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan. 


Minggu, 26 Juli 2026

Pascasarjana UIMSYA Blokagung Banyuwangi Fasilitasi Penyerahan SKT Dua Majlis Ta'lim di Kabupaten Tabanan Bali

Tabanan, Bali – Pascasarjana Studi Islam Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kelembagaan keagamaan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dikemas dalam agenda Penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Majlis Ta'lim Ibu-Ibu Al-Amin dan Majlis Ta'lim Muallaf Mutiara Hidayah Al-Amin, bekerja sama dengan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga mendukung penguatan tata kelola lembaga keagamaan melalui proses legalisasi dan administrasi kelembagaan.

Penyerahan SKT tersebut bertujuan untuk memberikan legalitas resmi kepada kedua majlis ta'lim melalui pencatatan pada aplikasi SIMPENAIS (Sistem Informasi Manajemen Pendataan Lembaga Keagamaan Islam) milik Kementerian Agama Republik Indonesia. Melalui sistem tersebut, lembaga memperoleh nomor registrasi resmi beserta Surat Keterangan Terdaftar (SKT), sehingga memiliki dasar hukum yang jelas, administrasi yang tertib, serta terintegrasi dalam basis data nasional lembaga keagamaan Islam.

Acara dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan sivitas akademika. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, H. Suraji, S.Pd.I, Kepala KUA Tabanan, Gun Supardi, M.Pd.I, serta Pembina Yayasan Al-Amin, H. Soleh, M.Pd.I. Turut hadir pula Ketua Majlis Ta'lim Ibu-Ibu Al-Amin, Hj. Mila Indriyani, dan Ketua Majlis Ta'lim Muallaf Mutiara Hidayah Al-Amin, Ibu Desak Komang Arumini, sebagai penerima Surat Keterangan Terdaftar.

Dalam sambutannya, Kaprodi Magister Studi Islam Pascasarjana UIMSYA Blokagung Banyuwangi, Dr. Sofi Faiqotul Hikmah, S.H.I., M.E.I., menyampaikan bahwa kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan tidak hanya menghasilkan legalitas administratif bagi majlis ta'lim, tetapi juga mampu membangun semangat baru dalam pengembangan aktivitas keagamaan di tengah masyarakat.

"Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, kami berharap keberadaan Majlis Ta'lim Ibu-Ibu Al-Amin maupun Majlis Ta'lim Muallaf Mutiara Hidayah Al-Amin semakin kuat secara kelembagaan. Legalitas yang diperoleh bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi fondasi untuk mengembangkan berbagai program pembinaan umat, kegiatan sosial keagamaan, pendidikan, serta aktivitas spiritual yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat," ungkap Dr. Sofi Faiqotul Hikmah.

Pelaksanaan program PkM ini melibatkan mahasiswa Program Magister Studi Islam Pascasarjana UIMSYA yang secara aktif mendampingi proses administrasi hingga penerbitan SKT. Mahasiswa tersebut adalah Sri Mulyani, Irama Sanjaya, Fadly, dan Moh. Nurul Khalim.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan Pascasarjana UIMSYA yang turut hadir, di antaranya Kaprodi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Dr. H. Moh. Harun Al-Rasyid, Kaprodi Magister Ekonomi Syariah, Dr. Nur Anim Jauhariyah, S.Pd., M.Si., Kaprodi Magister Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Dr. Moh. Bisri Ikhwan, serta Dosen Magister Studi Islam, Dr. Ro'fat Hizmatul Himmah, M.Pd.

Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UIMSYA Blokagung Banyuwangi menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan kelembagaan keagamaan. Sinergi antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, serta masyarakat diharapkan mampu memperkuat eksistensi majlis ta'lim sebagai pusat pembinaan keagamaan, pendidikan umat, dan penguatan nilai-nilai Islam yang moderat, inklusif, dan berkelanjutan.

Tingkatkan Legalitas Lembaga Keagamaan: Pascasarjana UIMSYA Blokagung Gelar PkM Penyerahan SKT Dua Majlis Ta'lim di Tabanan Bali

Pascasarjana Studi Islam Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kelembagaan keagamaan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan yang dikemas dalam agenda penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) untuk Majlis Ta'lim Ibu-Ibu Al-Amin dan Majlis Ta'lim Muallaf Mutiara Hidayah Al-Amin ini dilaksanakan bekerja sama dengan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan, Bali.

Langkah ini merupakan bagian integral dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pengabdian sosial, tetapi juga mendorong tata kelola lembaga yang akuntabel melalui legalisasi dan tertib administrasi. Penyerahan SKT bertujuan memberikan payung hukum yang sah bagi kedua majlis ta'lim lewat pendataan resmi di aplikasi SIMPENAIS (Sistem Informasi Manajemen Pendataan Lembaga Keagamaan Islam) milik Kementerian Agama RI. Dengan terdaftarnya nomor registrasi dan penerbitan SKT tersebut, kedua lembaga kini memiliki legalitas yang jelas, administrasi yang teratur, serta terintegrasi secara nasional dalam basis data lembaga keagamaan Islam.

Acara penyerahan ini dihadiri oleh jajaran pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, serta sivitas akademika. Di antara yang hadir adalah Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Tabanan, H. Suraji, S.Pd.I; Kepala KUA Tabanan, Gun Supardi, M.Pd.I; dan Pembina Yayasan Al-Amin, H. Soleh, M.Pd.I. Dokumen SKT diserahkan secara langsung kepada Ketua Majlis Ta'lim Ibu-Ibu Al-Amin, Hj. Mila Indriyani, serta Ketua Majlis Ta'lim Muallaf Mutiara Hidayah Al-Amin, Ibu Desak Komang Arumini.

Dalam penyampaiannya, Kaprodi Magister Studi Islam Pascasarjana UIMSYA Blokagung Banyuwangi, Dr. Sofi Faiqotul Hikmah, S.H.I., M.E.I., berharap agenda PkM ini tidak sebatas menghasilkan legalitas di atas kertas, tetapi juga memicu gelora baru dalam pengembangan dakwah dan kegiatan keagamaan. "Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, kami berharap keberadaan Majlis Ta'lim Ibu-Ibu Al-Amin maupun Majlis Ta'lim Muallaf Mutiara Hidayah Al-Amin semakin kuat secara kelembagaan. Legalitas yang diperoleh bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi fondasi untuk mengembangkan berbagai program pembinaan umat, kegiatan sosial keagamaan, pendidikan, serta aktivitas spiritual yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat," ungkap Dr. Sofi Faiqotul Hikmah.

Pelaksanaan PkM ini melibatkan peran aktif mahasiswa Program Magister Studi Islam Pascasarjana UIMSYA yang mendampingi seluruh tahapan administrasi hingga SKT resmi terbit. Mahasiswa yang terlibat langsung dalam pendampingan ini adalah Sri Mulyani, Irama Sanjaya, Fadly, dan Moh. Nurul Khalim. Keberhasilan program ini juga didukung penuh oleh jajaran pimpinan Pascasarjana UIMSYA yang turut hadir di lokasi. Tampak hadir Kaprodi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Dr. H. Moh. Harun Al-Rasyid; Kaprodi Magister Ekonomi Syariah, Dr. Nur Anim Jauhariyah, S.Pd., M.Si.; Kaprodi Magister Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Dr. Moh. Bisri Ikhwan; serta Dosen Magister Studi Islam, Dr. Ro'fat Hizmatul Himmah, M.Pd.

Melalui aksi nyata di Kabupaten Tabanan ini, Pascasarjana UIMSYA Blokagung Banyuwangi terus mengukuhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif memberdayakan masyarakat dan memperkuat institusi keagamaan. Kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, Kementerian Agama, dan masyarakat diharapkan dapat memperkokoh fungsi majlis ta'lim sebagai pusat pendidikan keagamaan serta penyebar nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif. 

Ukir Prestasi Nasional: Dosen UIMSYA Blokagung Banyuwangi Raih Penghargaan Bergengsi di Temu Tahunan PPMPI ke-13

 Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung Banyuwangi kembali menegaskan taringnya di kancah pendidikan tinggi nasional. Dua pengajar terbaik dari kampus berbasis pesantren ini sukses mengukir prestasi gemilang dengan memboyong penghargaan bergengsi dalam ajang Temu Tahunan Perkumpulan Prodi Manajemen Pendidikan Islam (PPMPI) ke-13. Pencapaian luar biasa tersebut diraih oleh Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. yang berhasil menyabet penghargaan Best Academic Leadership Award, serta Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I. yang dinobatkan sebagai Most Favorite Lecturer. Keberhasilan ini menjadi wujud nyata komitmen Uimsya dalam menghadirkan kepemimpinan akademis yang solid sekaligus kualitas pengajaran yang inspiratif bagi para mahasiswa.

Pertemuan nasional yang berlangsung meriah dan sarat nilai akademis ini digelar selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 22–24 Juli 2026. Bertempat di Ballroom Utama Raya Beach and Resort, Situbondo, Jawa Timur, suasana pantai yang menyegarkan berpadu harmonis dengan diskusi ilmiah berbobot dari para penggiat pendidikan Islam. Pada penyelenggaraan tahun ini, PPMPI ke-13 mengusung fokus utama yang visioner: "Menavigasi MPI 5.0: Integrasi Kecerdasan Buatan, Kurikulum Berbasis OBE dan Riset Berdampak Menuju Rekognisi Global." Tema ini digagas guna mendorong setiap prodi Manajemen Pendidikan Islam agar semakin lihai beradaptasi dengan era digital tanpa menanggalkan nilai-nilai keislaman.

Sebanyak 110 peserta yang terdiri atas pimpinan, pengelola program studi, hingga dosen MPI dari PTKIN dan PTKIS seluruh Indonesia turut hadir memadati lokasi acara. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kasubdit Pengembangan Akademik Diktis Kemenag RI, Dr. Asro'i, M.Pd., yang mengapresiasi konsistensi forum dalam menjaga mutu pendidikan. Selama agenda berlangsung, para peserta mengikuti serangkaian workshop intensif mengenai penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) untuk jenjang S1, S2, dan S3. Pembahasan juga mencakup perancangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta strategi penyiapan borang Akreditasi Program Studi (APS 3.0).

Tak hanya itu, penguatan kapasitas riset berkualitas juga menjadi materi krusial. Forum memberikan pembekalan mendalam agar proposal penelitian para akademisi dapat menembus hibah dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) maupun Kementerian Agama (MORA), disamping trik taktis pengelolaan jurnal internasional bereputasi. Rangkaian acara kian semarak dengan diselenggarakannya The 8th Annual Conference on Islamic Educational Management (ACIEM) 2026. Konferensi internasional ini menjadi ajang presentasi hasil penelitian terkini yang kemudian ditutup dengan malam penganugerahan dosen serta mahasiswa berprestasi. Kemeriahan pun makin lengkap dengan agenda touring ke Pesantren Nurul Jadid dan Universitas Nurul Jadid selaku panitia pelaksana, hingga kawasan wisata Bromo.

Usai menerima penghargaan, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. membagikan kebahagiaan dan kesannya. Menurutnya, predikat Best Academic Leadership Award ini merupakan buah manis dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen di Uimsya Blokagung Banyuwangi. "Forum PPMPI ke-13 ini memberikan pengalaman luar biasa, tidak hanya memperluas jaringan tetapi juga memberi arah transformasi digital di era MPI 5.0. Pesan saya untuk rekan-rekan akademisi, mari kita manfaatkan momen ini untuk terus berinovasi, memperkuat kepemimpinan yang memberi teladan, dan membawa kampus kita menuju panggung internasional," ungkap Dr. Siti Aimah.

Rasa syukur mendalam juga disampaikan Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I. atas raihan Most Favorite Lecturer. Ia merasa terharu atas kepercayaan dan apresiasi tinggi yang diberikan oleh sivitas akademika serta mahasiswa. "Penghargaan ini menjadi lecutan semangat bagi saya untuk selalu mengajar menggunakan hati. Memanfaatkan integrasi AI dalam pembelajaran itu penting, tetapi pendekatan yang humanis serta empati kepada mahasiswa tetaplah yang utama. Pesan saya, semoga ini bisa menginspirasi kita semua untuk menyajikan pembelajaran yang menyejukkan dan memicu prestasi," tutur Dr. Nur Hidayati.

Pihak rektorat dan seluruh keluarga besar Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung menyambut pencapaian ini dengan penuh kebanggaan. Prestasi dua dosen terbaik ini makin mempertegas reputasi Uimsya sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren yang siap bersaing global dan terus memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan Islam. 

Selasa, 14 Juli 2026

UIMSYA-UNUJA Bermitra, Dobrak Jurnal Internasional Lewat Kolaborasi Strategis Dua Pascasarjana

BANYUWANGI – Peta kejuaraan akademik perguruan tinggi berbasis pesantren di Jawa Timur kembali menunjukkan progres yang masif. Pada Selasa, 14 Juli 2026, Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung Banyuwangi resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nurul Jadid (Unuja) Probolinggo. Langkah kolaboratif ini tidak hanya berhenti di atas kertas penandatanganan memorandum, melainkan langsung diakselerasi dengan menggelar Pelatihan Penulisan Artikel pada Jurnal Bereputasi Internasional yang bertempat di Ruang Rapat Kampus 2 Uimsya Blokagung.

Kedatangan rombongan delegasi dari UNUJA Probolinggo ke bumi Blambangan disambut hangat penuh keakraban oleh jajaran pimpinan tuan rumah. Wakil Rektor 1 Uimsya, Drs. Eko Budiywono, M.H., bersama Wakil Rektor 3 Uimsya, Abdi Fauji Hadiono, M.H., M.Sos., secara langsung menyambut para tamu VIP tersebut. Sambutan ini menjadi simbol kuat sinergi antar-perguruan tinggi Nahdlatul Ulama untuk saling menguatkan dalam bidang Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya peningkatan mutu riset ilmiah.

Hadir sebagai motor penggerak utama dari UNUJA, dua akademisi senior yang sepak terjangnya di dunia publikasi global sudah tidak diragukan lagi. Pemateri pertama adalah Assoc. Prof. Dr. H. Akmal Mundiri, M.Pd., yang merupakan Direktur Pascasarjana Unuja. Ia didampingi oleh pemateri kedua, Assoc. Prof. Dr. Abu Hasan Agus Rahmatullah, M.Pd.I., yang saat ini menjabat sebagai Ketua Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Unuja. Keduanya membawa misi khusus untuk "membedah isi kepala" reviewer jurnal internasional terindeks Scopus.

Di kursi peserta, antusiasme tinggi terlihat dari kehadiran para pimpinan pascasarjana tuan rumah. Acara ini dikawal langsung oleh Direktur Pascasarjana Uimsya, Dr. Siti Aimah, M.Si. Tak sendirian, ia didampingi oleh Ketua Program Studi S2 Ekonomi Syariah Uimsya, Dr. Nur Anim Jauhariyah, M.Si., serta Ketua Program Studi S2 Studi Islam Uimsya, Dr. Sofi Faiqotul Himmah, M.E.I., yang kompak berkomitmen membawa pascasarjana Uimsya go international.

Suasana ruang rapat Kampus 2 semakin hidup dengan kehadiran 30 mahasiswa terpilih dari Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Uimsya. Para mahasiswa magister ini sengaja dilibatkan agar sejak bangku kuliah sudah akrab dengan atmosfer riset global. Mereka tampak serius menyimak pemaparan taktis mengenai anatomi artikel ilmiah yang layak tembus di jurnal bereputasi tinggi Q1 hingga Q4.

Dalam sesi materinya, Assoc. Prof. Dr. H. Akmal Mundiri, M.Pd., memberikan pesan mendalam mengenai mentalitas seorang peneliti. Beliau menegaskan bahwa menulis di jurnal internasional bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan dakwah kontemporer berbasis data. "Kunci utamanya ada pada kebaruan (novelty) dan konsistensi. Kampus berbasis pesantren punya kekayaan modal sosial dan budaya yang luar biasa unik untuk diteliti, dan dunia internasional sangat menanti narasi-narasi itu," ungkap Direktur Pascasarjana Unuja tersebut.

Senada dengan koleganya, Assoc. Prof. Dr. Abu Hasan Agus Rahmatullah, M.Pd.I., membagikan kesan positifnya selama berada di Uimsya Blokagung. Ia mengaku sangat kagum dengan kultur akademik dan semangat belajar yang ditunjukkan oleh civitas akademika Uimsya. "Respons dari para dosen dan mahasiswa di sini sangat interaktif. Potensi draf artikel yang mereka miliki sebenarnya sangat bagus, tinggal dipoles sedikit di bagian metodologi dan analisis agar sesuai standar global," kesannya di sela-sela acara.

Di sisi lain, perwakilan peserta dari mahasiswa S2 MPI Uimsya mengungkapkan rasa syukur dan kesannya yang luar biasa setelah mengikuti pelatihan ini. Mereka mengaku selama ini menganggap publikasi internasional sebagai momok yang menakutkan dan sulit diraih. Namun, lewat penyampaian materi yang renyah, taktis, dan aplikatif dari para asesor Unuja, mereka kini mendapatkan peta jalan (roadmap) yang jelas dan optimisme baru untuk segera menyelesaikan tesis sekaligus memublikasikannya.

Acara yang berlangsung produktif ini ditutup dengan penyerahan cendera mata serta sesi foto bersama. Melalui momentum kerja sama penulisan artikel internasional ini, Uimsya Blokagung dan Unuja Probolinggo membuktikan bahwa kolaborasi nyata jauh lebih berharga daripada kompetisi, sekaligus menjadi tonggak baru bagi kedua kampus pesantren untuk melompat lebih tinggi di kancah akademik global.

Selasa, 30 Juni 2026

UIMSYA Blokagung Selesaikan Ujian S2 MPI Buku Referensi Di Akhir Bulan Juni

Blokagung - Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2 MPI) Pascasarjana Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung, Banyuwangi, secara resmi telah mengukir tonggak sejarah baru dalam pembaruan sistem kualifikasi kelulusan. Pada hari Selasa, 30 Juni 2026, kampus berbasis pesantren ini menyelenggarakan Ujian Tugas Akhir dengan menerapkan skema mutakhir berupa penilaian Buku Referensi Akademik sebagai instrumen utama pengganti tesis konvensional. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk adaptasi kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education) guna mendorong produktivitas karya ilmiah mahasiswa yang siap didistribusikan ke ranah publik.

Seluruh rangkaian prosesi penilaian ini dilaksanakan dengan mengacu pada dokumen jadwal resmi yang telah diterbitkan secara sah oleh pihak tata usaha Uimsya pada tanggal 29 Juni 2026. Berdasarkan regulasi terjadwal tersebut, kegiatan pengujian pemikiran akademik ini dimulai secara serentak tepat pada pukul 08.00 WIB dan berakhir secara tuntas pada pukul 12.30 WIB. Agenda ini menjadi instrumen wajib yang harus ditempuh oleh setiap peserta didik guna memenuhi standar kompetensi dan syarat kelulusan akhir bagi mahasiswa program magister pada Tahun Akademik 2025/2026.

Guna memastikan efisiensi waktu penyajian materi serta menjaga kualitas iklim akademis selama ujian berlangsung, panitia pelaksana membagi lokasi sidang ke dalam dua fasilitas ruangan yang berbeda di lingkungan Kampus 2 UIMSYA Blokagung. Kedua ruangan tersebut dimanfaatkan secara paralel agar dinamika presentasi dan tanya jawab dapat berjalan kondusif. Pemilihan tempat ini meliputi Ruang Pertemuan Pascasarjana untuk kelompok utama dan Ruang A.23 sebagai basis pengujian kelompok berikutnya, di mana keduanya dikondisikan sesuai pembagian yang disahkan oleh administrasi pascasarjana.

Penyelenggaraan sidang yang tersebar di dua lokasi berbeda ini dilakukan dengan koordinasi yang ketat dan disesuaikan secara presisi dengan daftar hadir dewan penguji serta mahasiswa terdaftar. Plotting atau penempatan masing-masing personalia telah diatur secara rapi dan tertuang ke dalam berkas acara ujian yang sah. Melalui pembagian kluster ruangan ini, panitia berhasil meminimalkan waktu tunggu antar peserta, sehingga setiap mahasiswa mendapatkan porsi waktu yang adil dan optimal dalam mempertahankan isi buku referensi yang mereka susun di hadapan majelis penguji.

Secara akumulatif, jumlah total mahasiswa S2 MPI yang menempuh ujian tugas akhir konversi pada gelaran bersejarah ini adalah sebanyak 11 orang peserta. Untuk menjaga ritme evaluasi agar tetap tajam, seluruh peserta tersebut kemudian didistribusikan ke dalam dua daftar kelompok sidang yang terpisah. Kelompok sidang pertama dirancang untuk mengakomodasi sebanyak 7 orang mahasiswa yang dijadwalkan tampil memaparkan hasil pemikiran mereka secara berurutan sesuai nomor urut yang telah ditetapkan oleh bagian akademik.

Ketujuh mahasiswa yang tergabung di dalam kelompok sidang pertama di Ruang Pertemuan Pascasarjana tersebut secara berturut-turut adalah Fitdarus Kussuma dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 2411251021 pada urutan pembuka. Ia kemudian diikuti oleh Ahmad Khotib (NIM 2411251014), Kholil Bisyri (NIM 2411251029), Setio Utomo (NIM 2411251011), Tri Reza Wibowo (NIM 2411251025), Denis Bahari (NIM 2411251020), dan diakhiri oleh pemaparan dari Muhammad Robithulhaq (NIM 2411251001) selaku penyaji penutup pada kelompok tersebut.

Sementara itu, atmosfer akademik yang tidak kalah kompetitif juga berlangsung di kelompok sidang kedua yang bertempat di Ruang A.23 Kampus 2 dengan diikuti oleh 4 orang mahasiswa S2 MPI lainnya. Berdasarkan urutan nomor registrasi dalam manifes jadwal, mahasiswa yang terdaftar di ruangan ini adalah Ana Kurnia Azhari (NIM 2411251022) pada urutan pertama. Langkahnya disusul oleh Denny Bhekti Kurnianto (NIM 2411251023) pada urutan kedua, Sabarun Jamil (NIM 2411251007) pada urutan ketiga, dan diakhiri oleh Aldi Prasetyo (NIM 2411251027) pada urutan keempat.

Struktur dewan penguji yang ditugaskan pada kelompok sidang pertama melibatkan kombinasi tim dosen senior yang memiliki otoritas keilmuan kuat untuk memeriksa materi buku referensi mahasiswa secara bergantian. Majelis penguji pada ruangan ini terdiri dari Dr. Moh. Harun al-Rosid, M.Pd.I., Dr. H. Muhammad Imam Khaudli, S.Pd.I., M.Si., dan Dr. Hj. Lely Ana Ferawati Ekaningsih, S.E., M.H., M.M. Para akademisi terkemuka ini bertindak secara kolektif sebagai pembimbing, ketua penguji, penguji 1, dan penguji 2 sesuai dengan distribusi tugas yang tercatat dalam matriks jadwal pelaksanaan ruang pertemuan.

Bergeser ke Ruang A.23, komposisi dewan penguji yang bertugas mengawal jalannya sidang kelompok kedua memiliki susunan yang berbeda, khususnya pada posisi pembimbing utama dan jajaran anggota penguji. Nama-nama penguji yang tercantum dalam dokumen resmi dan bertugas di ruangan ini meliputi posisi Ketua Penguji yang dipegang oleh Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. Sementara itu, untuk posisi Penguji 1 dijabat oleh Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I., dan tanggung jawab sebagai Penguji 2 diemban oleh Dr. Mirhabun Nadir, SE., M.M.

Berdasarkan rilis resmi administrasi pascasidang, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. selaku Direktur Pascasarjana UIMSYA memberikan kesan dan pesannya terkait momentum kelulusan para mahasiswa magister ini. Beliau menyampaikan kesan mendalam bahwa pelaksanaan ujian tugas akhir berbasis buku referensi ini berjalan sangat lancar, sesuai dengan regulasi akademik serta memenuhi Prosedur Operasional Standar (POS) yang berlaku di Pascasarjana UIMSYA. Melalui amanat tertulisnya, beliau mengingatkan para lulusan bahwa gelar magister yang diperoleh harus dipertanggungjawabkan secara sosial melalui kontribusi nyata dalam pengelolaan tata kelola lembaga-lembaga pendidikan Islam di tengah masyarakat.

Menanggapi jalannya ujian, Ahmad Khotib selaku perwakilan resmi mahasiswa memberikan pernyataan tertulis mengenai pengalaman mereka dalam mempertahankan karya ilmiah ini. Ia memaparkan bahwa materi pertanyaan yang diajukan oleh dewan penguji berfokus secara tajam pada tiga aspek vital, yakni validitas data lapangan, kekokohan metodologi penelitian, dan kontribusi teori manajemen yang tertuang di dalam naskah buku referensi mereka. Sebagai representasi rekan-rekannya, ia juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa angkatan di bawahnya agar senantiasa tertib administrasi dan disiplin melakukan bimbingan intensif agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu sesuai dengan kalender akademik.

Seluruh rangkaian dokumen kelulusan, penilaian, dan berita acara ujian ini secara resmi ditandatanganiserta disahkan di Blokagung pada tanggal 29 Juni 2026 oleh Direktur Pascasarjana UIMSYA, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si., dengan menyertakan Nomor Induk Pegawai Yayasan (NIPY) 3150801058001. Seiring dengan berakhirnya ujian pada pukul 12.30 WIB, para mahasiswa yang dinyatakan memenuhi standar kelulusan berhak untuk segera memproses administrasi wisuda tingkat universitas serta secara legal menyandang gelar akademik Magister Pendidikan (M.Pd).

Selasa, 23 Juni 2026

Pecah Rekor! Bukan Cuma Tesis, Mahasiswa S2 MPI Uimsya Blokagung Lulus Lewat Jalur Tulis Buku Ber-ISBN dan HKI

 Banyuwangi – Suasana khidmat sekaligus membanggakan menyelimuti Ruang Sidang Kampus 2 Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung, Banyuwangi hari ini, Selasa (23/6/2026). Program Studi Pascasarjana (S2) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Uimsya kembali menggelar ujian tugas akhir di bulan ini. Menariknya, ujian kali ini mencetak sejarah baru dalam dunia akademik kampus pesantren tersebut melalui diversifikasi karya akhir mahasiswa yang sangat inovatif.

Sebanyak 10 mahasiswa menempuh ujian akhir dengan penuh percaya diri. Uniknya, mayoritas dari mereka tidak lagi menggunakan skema tesis konvensional. Sebanyak 9 mahasiswa sukses mengonversi tugas akhir mereka menjadi buku referensi ber-ISBN yang dilengkapi dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Sementara itu, 1 mahasiswa lainnya memilih jalur penulisan tesis yang diperkuat dengan publikasi artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 3.

Sembilan mahasiswa penemu jalur kreatif berbasis buku dan HKI tersebut adalah Harisun Fuad, Luluk Rosyidatul Umah, Moh. Imam Wahyudi, Yudi Sahara, Budi Santoso, Adam Damiri, Vina Mardliyana Ulfa, Ma'shum Thoyib, dan Ahmad Dzofron Abiyu Tsaqib Muhes. Karya-karya mereka dinilai memberikan kontribusi praktis yang kaya bagi literasi manajemen pendidikan Islam. Di sisi lain, Muhammad Ilmi Najib menjadi satu-satunya mahasiswa yang menguji ketajaman akademisnya lewat jalur tesis dan artikel ilmiah SINTA 3.

Guna menjaga kualitas dan objektivitas penilaian, jalannya sidang dibagi menjadi dua kelompok penguji secara simultan. Kelompok pertama dipimpin langsung oleh Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. selaku Ketua Sidang, didampingi oleh Dr. Imron Fauzi, M.Pd. sebagai Penguji 1 (Dosen, Penulis Buku Produktif dan Editor Buku dari UIN KHAS Jember), dan Dr. Lailatul Usriyah, M.Pd.I. selaku Penguji 2 (Dosen, penulis produktif dan Sekretaris Pascasarjana UIN KHAS Jember). Ketiganya menguliti aspek metodologi dan kedalaman isi buku serta tesis yang dipresentasikan peserta dengan sangat detail.

Sementara itu, kelompok kedua tidak kalah berbobot dengan dinakhodai oleh Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I. sebagai Ketua Sidang (Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIMSYA). Ia didampingi oleh duet penguji kritis, yakni Dr. Ainur Rofiq, M.Pd.I. selaku Penguji 1 (Dosen UIMSYA dan Pimpinan Pondok Pesantren Modern al-Kaustar Srono Banyuwangi) dan Dr. Mirhabun Nadir, MM. selaku Penguji 2 (Dosen UIMSYA dan Pimpinan Pondok Pesantren Mamba'ul Khoiriyatil Islamiyah (MHI) Bangsalsari Jember). Dinamika tanya jawab di kelompok kedua ini berlangsung hangat namun tetap mempertahankan standar akademik magister yang tinggi, menguji sejauh mana kemanfaatan produk akademik yang dihasilkan mahasiswa.

Apresiasi tinggi datang dari jajaran dewan penguji yang merasa bangga atas terobosan ini. Dr. Imron Fauzi, M.Pd., mewakili tim penguji, menyampaikan kesan mendalamnya.

"Ini adalah lompatan besar untuk Pascasarjana UIMSYA. Mahasiswa tidak hanya terjebak pada tumpukan kertas laporan penelitian di perpustakaan, tetapi benar-benar menghasilkan produk nyata berupa buku ber-ISBN dan HKI yang bisa dibaca dan dimanfaatkan masyarakat luas. Pesan saya, jangan berhenti menulis setelah lulus. Jadikan momentum ini sebagai bahan bakar untuk terus mendiseminasikan ilmu," ujarnya penuh motivasi.

Rasa lega dan haru juga terpancar dari raut wajah para peserta yang dinyatakan lulus. Muhammad Ilmi Najib, mewakili rekan-rekannya, mengungkapkan bahwa proses panjang yang mereka lalui akhirnya terbayar tuntas hari ini. "Rasanya luar biasa plong dan bersyukur. Menulis tesis hingga menembus jurnal SINTA 3", tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Harisun Fuad yang terharu dan bangga. "Menyusun buku sampai terbit ISBN dan HKI itu menguras energi. Namun, bimbingan dosen di Uimsya sangat suportif. Pesan kami untuk adik-adik tingkat, jangan takut dengan tugas akhir. Pilih jalur kreatif yang disediakan kampus, karena ini membuat portofolio akademik kita jauh lebih bernilai saat lulus nanti," ungkapnya.

Pelaksanaan ujian yang bertempat di Kampus 2 Uimsya Blokagung ini berjalan dengan lancar tanpa kendala teknis dari pagi hingga sore hari. Inovasi jalur kelulusan non-tesis berupa buku ber-ISBN dan HKI ini diharapkan menjadi tren positif dan pemantik semangat bagi mahasiswa magister lainnya yang saat ini dikelola yaitu S2 Pendidikan Bahasa Arab, S2 Ekonomi Syaraiah dan S2 Studi Islam. Uimsya Blokagung sekali lagi membuktikan diri sebagai universitas berbasis pesantren yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.

Sidang akhir hari ini ditutup dengan sesi foto bersama dan mushafahah antara dosen penguji dan para magister baru. Dengan kelulusan 10 mahasiswa bertalenta ini, Prodi S2 Manajemen Pendidikan Islam Uimsya semakin mempertegas komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teoritis, namun juga produktif secara literasi dan memiliki legalitas karya yang diakui negara.

Berikut daftar link e-book mahasiswa S2 MPI Uimsya Blokagung yang sidang hari ini:

HarisunFuad: Kepemimpinan Green Pesantren (Mengelola Etika Lingkungan dan Sustainable Develpoment Berbasis Ajaran Islam) https://books.google.co.id/books?id=KhrjEQAAQBAJ&lpg=PA1&lr&hl=id&pg=PP4#v=onepage&q&f=false

Luluk Rosyidatul U.: Budaya Organisasi Pesantren (Kajian dari Beragam Dimensi dan Perspektif) - Google Books https://share.google/5XYjzfnQWMs8Q9SA2

Moh. Imam Wahyudi : Membangun Budaya Sekolah sebagai Blueprint Mutu Pendidikan Abad ke-21 -Google Books https://share.google/cMSTGgWwo0BPGT2K6

Yudi Sahara : The Kiai Leadership Code (Prinsip-Prinsip Manajemen Humanis dan Transformasi . - Google Books https://share.google/LPNKnwOP07SSLKUbT

Budi Santoso : Servant Leadership, Duta Sains Indonesia https://share.google/djkWG5tSHHvQ2qPbS

Adam Damiri : Manajemen Marketing Pondok Pesantren Di Era Modern, Duta Sains Indonesia https://share.google/JppZC77wKLzL69kev

Vina Mardliyana Ulfa: Generasi Modern Islamim Duta Sains Indonesia https://share.google/ghZOQ274dl3YLnn4e

Ma'shum Thoyib: Human Resource Management, Duta Sains Indonesia https://share.google/dGcLt7fZa7NSUePe0

Ahmad Dzofron Abiyyu T. M.: Kepemimpinan Kiai Di Era Digital Dalam Menjaga Tradisi Dan Mentalitas Santri Gen Z https://share.google/BptI1xS9FfMb6bgZs

Kamis, 21 Mei 2026

Tembus Jurnal Sinta 2, 6 Mahasiswa S2 MPI Uimsya Blokagung Buktikan Lulus Magister Tak Melulu Soal Tesis Tebal

 

Banyuwangi - Paradigma lama bahwa lulus Strata Dua (S2) harus selalu berkutat dengan tumpukan buku tesis yang tebal tampaknya mulai digeser oleh inovasi akademik yang diterapkan di bumi Blambangan. Langkah progresif ini dibuktikan oleh Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung, Banyuwangi. Melalui skema kelulusan berbasis publikasi ilmiah, kampus ini sukses mengukuhkan standar baru yang lebih segar dan diakui secara nasional. Hari ini, Kamis (26/5/2026), atmosfir akademik yang penuh ketegangan sekaligus optimisme begitu terasa di Gedung Pascasarjana. Ruang sidang menjadi saksi bisu perjuangan enam mahasiswa tangguh yang siap mempertahankan hasil riset terbaik mereka demi meraih gelar Magister. Prosesi ujian tugas akhir ini berlangsung secara maraton selama enam jam penuh, dimulai sejak pukul 08.00 hingga berakhir pada pukul 14.00 WIB.

Ujian kali ini terasa sangat spesial dan berbobot karena tugas akhir yang dipertanggungjawabkan oleh para peserta sudah melampaui standar konvensional. Pascasarjana Uimsya secara berani mendorong hilirisasi riset mahasiswa agar tidak sekadar menjadi pajangan di rak perpustakaan, melainkan menjadi konsumsi publik ilmiah nasional. Hal ini terlihat dari kategori tugas akhir yang dipilih oleh para mahasiswa yang terbagi menjadi dua jalur prestasi. Dari total enam peserta sidang, sebanyak dua mahasiswa memilih jalur kombinasi yang kokoh, yakni mempertahankan Tugas Akhir berupa Tesis konvensional yang didampingi dengan publikasi Artikel ilmiah terindeks Sinta 3. Sementara itu, empat mahasiswa lainnya mengambil langkah yang lebih menantang sekaligus bergengsi, yaitu jalur akselerasi kelulusan tanpa tesis melalui penulisan dua Artikel ilmiah yang berhasil menembus jurnal nasional bereputasi Sinta 2.

Sidang akademik tingkat tinggi ini dikawal ketat oleh jajaran dewan penguji yang sangat kompeten dan ahli di bidang manajemen pendidikan. Bertindak sebagai Ketua Penguji adalah Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si., yang memimpin jalannya persidangan dengan tegas dan terukur. Beliau didampingi oleh Dr. H. Muhammad Imam Khaudli, S.Pd.I., M.Si. sebagai Penguji 1, serta Dr. Ainur Rofiq, M.Pd.I. yang bertindak sebagai Penguji 2. Ketajaman analisis, metodologi, hingga novelty (kebaruan) riset mahasiswa diuji secara mendalam melalui rentetan pertanyaan kritis yang dilontarkan oleh dewan penguji. Setiap mahasiswa dituntut untuk mampu membuktikan bahwa artikel yang mereka tulis memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan dunia pendidikan Islam kontemporer. Ketegangan sempat memuncak di ruang sidang, namun mentalitas akademik yang matang membuat para peserta mampu menjawab setiap sanggahan dengan lugas.

Setelah melalui dinamika persidangan yang menguras energi dan pikiran, suasana ruang ujian berubah menjadi penuh keharuan saat dewan penguji membacakan hasil kelulusan. Kerja keras berbulan-bulan yang melelahkan terbayar lunas dengan raihan predikat yang memuaskan bagi seluruh peserta sidang. Kebanggaan kolektif pun terpancar dari wajah para dosen maupun mahasiswa yang hadir di dalam ruangan tersebut.Rasa bangga tersebut mengalir langsung dari dewan penguji yang memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian akademis para peserta. Mewakili jajaran penguji, Dr. Siti Aimah menyampaikan rasa bangganya : “Saya ssangat bangga dengan kualitas akademis yang ditunjukkan para mahasiswa hari ini. Riset mereka bukan sekadar formalitas untuk lulus, melainkan sebuah karya ilmiah bermutu yang sudah teruji kelayakannya oleh reviewer jurnal nasional Sinta 2 dan 3. Karakter kritis dan kedalaman analisis seperti inilah yang membuktikan bahwa lulusan Pascasarjana Ukhms memiliki daya saing tinggi di level nasional."

Sejalan dengan kebanggaan dewan penguji, rasa lega dan syukur yang tak terhingga juga diungkapkan oleh perwakilan mahasiswa pascasarjana setelah berhasil melewati ketatnya seleksi artikel ilmiah nasional. Sembari menyeka air mata bahagia, Istianatul Imamah menuturkan kesan mendalamnya, "Perjuangan untuk sampai di titik ini, terutama saat harus menembus jurnal ilmiah bereputasi, benar-benar menguras energi dan air mata. Namun, proses ini memberikan kami pengalaman akademis yang luar biasa berharga karena kami dipaksa untuk berpikir global dan dinamis. Hari ini adalah pembuktian bahwa lulusan kampus berbasis pesantren mampu berbicara banyak di dunia riset nasional."

Sebagai penutup dari rangkaian sidang maraton ini, sebuah pesan bermakna dititipkan kepada para lulusan agar gelar Magister yang diraih senantiasa dibarengi dengan tanggung jawab moral yang besar di masyarakat. Selepas sidang ini, mereka diharapkan tidak pernah membiarkan tinta akademisnya kering, melainkan terus konsisten menulis, meneliti, dan menjadi lokomotif perubahan yang inovatif serta berintegritas di lembaga pendidikan masing-masing dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur almamater, Uimsya Blokagung.