Jumat, 25 September 2026

PBA Pascasarjana UIMSYA Perkuat Jejaring Akademik di Rakernas PPPBA dan Konferensi Internasional Mudir-Dhâd 2026

Yogyakarta, 25 September 2026 - Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Pascasarjana Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi turut hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perkumpulan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PPPBA) Indonesia dan Konferensi Internasional Mudir-Dhâd 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 23–25 September 2026 di University Hotel Yogyakarta tersebut menjadi forum akademik yang mempertemukan pengelola Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

foto bersama pemateri dan peserta Rakernas

Rakernas PPPBA 2026 mengangkat tema “Standar dan Model RPS Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025.” Tema tersebut menempatkan pengembangan kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) sebagai salah satu agenda penting dalam penguatan mutu pendidikan tinggi bahasa Arab. Pembahasan diarahkan pada bagaimana RPS dapat disusun secara lebih sistematis dengan menghubungkan capaian pembelajaran, materi, strategi pembelajaran, aktivitas mahasiswa, hingga sistem asesmen.

Forum tersebut memiliki relevansi penting bagi pengembangan pendidikan Bahasa Arab pada berbagai jenjang. Sejumlah agenda FGD secara khusus membahas pengembangan RPS untuk jenjang S1, S2, dan S3. Pada jenjang S1, pembahasan antara lain diarahkan pada mata kuliah keterampilan bahasa Arab dan mata kuliah kebahasaan, sementara jenjang S2 dan S3 mendapatkan ruang pembahasan yang disesuaikan dengan karakteristik pendidikan magister dan doktoral. Hasil diskusi kemudian diarahkan pada penyusunan rekomendasi pengembangan RPS berbasis OBE secara nasional.

Bagi PBA Pascasarjana UIMSYA Blokagung Banyuwangi, keterlibatan dalam forum tersebut menjadi momentum untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan kebijakan dan tata kelola pendidikan tinggi bahasa Arab. Pertukaran pengalaman dengan berbagai perguruan tinggi memberikan ruang bagi pengelola program studi untuk melihat beragam praktik pengembangan kurikulum, pengelolaan pembelajaran, serta strategi peningkatan mutu akademik yang dapat disesuaikan dengan karakteristik institusi masing-masing.

Selain agenda Rakernas, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Konferensi Internasional Mudir-Dhâd 2026 yang membahas transformasi Pendidikan Bahasa Arab melalui pemanfaatan Generative Artificial Intelligence (AI) di era Society 5.0. Tema konferensi menyoroti perkembangan teknologi kecerdasan artifisial generatif serta implikasinya terhadap inovasi kurikulum, metode pembelajaran, dan sistem asesmen bahasa Arab.

Konferensi internasional tersebut juga menghadirkan akademisi dan pakar dari Indonesia serta sejumlah negara, antara lain Turki, Arab Saudi, Yordania, Lebanon, dan Aljazair. Kehadiran akademisi internasional tersebut memperluas perspektif peserta terhadap perkembangan pendidikan dan pembelajaran bahasa Arab dalam konteks global. Forum akademik ini menjadi ruang dialog untuk membicarakan peluang sekaligus tantangan pemanfaatan AI dalam pengembangan kompetensi mahasiswa, penelitian, pembelajaran, dan asesmen bahasa Arab.

Transformasi digital menjadi salah satu isu penting karena perkembangan Generative AI telah menghadirkan perubahan dalam cara pengetahuan diproduksi, diakses, dan digunakan dalam proses pendidikan. Dalam konteks Pendidikan Bahasa Arab, pemanfaatan teknologi tersebut membutuhkan integrasi yang tetap mempertimbangkan tujuan pedagogis, capaian pembelajaran, etika akademik, serta karakteristik keilmuan bahasa Arab. Karena itu, pembahasan AI dalam konferensi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut dapat ditempatkan secara tepat dalam desain pembelajaran.

Rangkaian kegiatan Rakernas PPPBA 2026 juga mencakup agenda penguatan kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan PKS/MoA dan IA antara PPPBA dengan sejumlah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang lebih kolaboratif melalui pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, serta berbagai kegiatan akademik lainnya. Forum semacam ini juga membuka peluang bagi program studi untuk membangun jejaring yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Penandatanganan PKS dan IA anatara PPPBA dengan Pascasarjana UIMSYA

Keikutsertaan Prodi PBA Pascasarjana UIMSYA dalam forum nasional dan internasional tersebut menjadi bagian dari komitmen institusi untuk terus mengikuti perkembangan pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab. Kehadiran dalam forum PPPBA tidak hanya dimaknai sebagai partisipasi dalam kegiatan akademik, tetapi juga sebagai upaya memperkuat posisi program studi dalam jejaring keilmuan dan kelembagaan Pendidikan Bahasa Arab di tingkat nasional.

Melalui forum tersebut, PBA Pascasarjana UIMSYA memperoleh ruang untuk memperluas komunikasi akademik, bertukar gagasan dengan pengelola program studi dari berbagai perguruan tinggi, serta mencermati arah pengembangan kurikulum Pendidikan Bahasa Arab berbasis OBE. Hal ini menjadi penting agar pengembangan program akademik di lingkungan Pascasarjana UIMSYA tetap memiliki keterkaitan dengan dinamika kebijakan pendidikan tinggi sekaligus mampu merespons kebutuhan pembelajaran pada era transformasi digital.

Partisipasi ini pada akhirnya menegaskan komitmen PBA Pascasarjana UIMSYA Blokagung Banyuwangi untuk memperkuat jejaring akademik, kolaborasi antarprogram studi, pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education, serta adaptasi terhadap perkembangan kecerdasan artifisial. Dengan keterlibatan aktif dalam forum nasional dan internasional, PBA Pascasarjana UIMSYA diharapkan dapat terus mengembangkan inovasi akademik yang relevan, kontekstual, dan berorientasi pada peningkatan mutu Pendidikan Bahasa Arab.

Rakernas PPPBA dan Konferensi Internasional Mudir-Dhâd 2026 menjadi momentum penting untuk mempertemukan gagasan, pengalaman, dan visi pengembangan Pendidikan Bahasa Arab. Dari Yogyakarta, semangat kolaborasi tersebut diharapkan dapat berlanjut menjadi berbagai bentuk kerja sama konkret yang memberikan kontribusi bagi penguatan mutu pendidikan bahasa Arab, baik pada tingkat nasional maupun internasional.

Senin, 14 September 2026

Inovasi Pengajaran Bahasa Arab di Era Digital: Kolaborasi Ilmiah Pascasarjana UIMSYA dan Universiti Malaya

 Langkah nyata dalam menguatkan kiprah akademis internasional kembali ditunjukkan oleh Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi. Pada Rabu, 09 September 2026, delegasi Pascasarjana UIMSYA yang terdiri dari 7 mahasiswa—5 dari S2 Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan 2 dari S2 Studi Islam—sukses melangsungkan perhelatan International Conference di Universiti Malaya (UM), Kuala Lumpur.

Dosen dan Mahasiswa UIMSYA bersama Perwakilan UM-Malaysia

Konferensi internasional ini mengangkat fokus utama mengenai inovasi dan tantangan pengajaran bahasa di era modern, dengan tema "Pedagogical Innovation and Contemporary Linguistic Approaches in Arabic Language Teaching in the Digital Era". Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk mengkaji pendekatan linguistik kontemporer serta formulasi pedagogi berbasis teknologi digital.

Dipimpin langsung oleh Dr. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I., rombongan UIMSYA Blokagung mendapat sambutan hangat dari pihak Universiti Malaya. Kehadiran delegasi diterima resmi oleh Prof. Salman Bin Jonid, Pensyarah Kanan UM yang juga dikenal luas sebagai pakar dan penterjemah bahasa Arab bertaraf internasional, didampingi oleh ketua jabatan bahasa setempat.

Rombongan UIMSYA disambut oleh civitas UM Malaysia

Kehadiran Prof. Salman Bin Jonid memberi bobot tersendiri pada diskusi ilmiah ini. Dalam kesempatan tersebut, beliau membagikan pandangan mendalam terkait pentingnya adaptasi bahasa Arab terhadap dinamika komunikasi digital global tanpa mengesampingkan esensi kaidah serta nilai sejarah dan religiusnya.

Sesi pemaparan materi berlangsung secara deskriptif dan interaktif. Para mahasiswa S2 PBA dan S2 Studi Islam UIMSYA menyajikan hasil riset mereka yang mencakup integrasi media digital ke dalam kurikulum pengajaran serta penerapan linguistik modern pada pemahaman teks-teks Studi Islam. Gagasan yang dipresentasikan mendapat tanggapan positif serta menjadi bahan diskusi konstruktif bersama jajaran akademisi Universiti Malaya.

Sesi Presentasi Mahasiswa UIMSYA

Kolaborasi ilmiah ini menegaskan peran UIMSYA Blokagung sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren yang mampu berkontribusi aktif dan adaptif dalam pengembangan pendidikan bahasa Arab dan Studi Islam di tingkat regional. Dalam arahannya, Dr. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I. menegaskan bahwa forum internasional seperti ini merupakan pijakan penting bagi mahasiswa untuk mengasah wawasan global. Beliau menyampaikan bahwa kesempatan berdiskusi langsung dengan tokoh sekaliber Prof. Salman Bin Jonid diharapkan mampu meletakkan fondasi berpikir agar mahasiswa dapat berperan aktif dalam peta keilmuan bahasa Arab dunia.

Sambutan Perwakilan UIMSYA oleh Dr. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I.

Pengalaman ini turut memberikan dorongan motivasi yang besar bagi para peserta magister. Perwakilan mahasiswa S2 PBA mengungkapkan rasa syukur dan bangganya dapat menyampaikan hasil kajian di forum bereputasi tinggi, serta menilai perjumpaan ilmiah ini sebagai momen krusial yang memacu pemikiran riset mereka ke depan.

Suksesnya agenda International Conference ini memperkuat komitmen Pascasarjana UIMSYA Blokagung Banyuwangi untuk terus memperluas jejaring akademis. Ke depan, sinergi bersama Universiti Malaya ini diharapkan berlanjut pada program riset kolaboratif, publikasi bersama, hingga pertukaran akademisi yang berkelanjutan

Kunjungan Akademis Pascasarjana UIMSYA ke Universiti Sains Islam Malaysia Perluas Cakrawala Keuangan Muamalat

 Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi terus membuktikan komitmennya dalam memperkuat kiprah dan jejaring internasional. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kunjungan akademik delegasi Pascasarjana UIMSYA ke Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) yang berlokasi di Nilai, Negeri Sembilan, Malaysia, pada Kamis, 10 September 2026. Agenda internasional ini dipimpin oleh Dr. Moh. Harun al-Rosid, M.Pd.I., didampingi dosen Pascasarjana Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I., serta melibatkan 5 mahasiswa program Magister (S2) Ekonomi Syariah. Kunjungan ini dirancang untuk membangun kemitraan institusional sekaligus mendalami tata kelola ekonomi syariah serta ilmu muamalat berstandar global.

Perwakilan Dosen dan Mahasiswa bersama dosen USIM-Malaysia

Setibanya di USIM, rombongan UIMSYA disambut dengan hangat oleh pimpinan fakultas. Penyambutan resmi dipimpin oleh Dr. Hanim Misbah, Pensyarah Kanan dari Fakulti Ekonomi dan Muamalat (FEM) USIM, yang memandu jalannya rangkaian acara. Dalam sesi diskusi diplomasi di ruang fakultas, kedua pihak membahas berbagai potensi kerja sama masa depan. Fokus utama pembicaraan tertuju pada pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan sains modern, khususnya pada penyusunan kurikulum ekonomi syariah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi industri keuangan digital.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Hanim Misbah turut memaparkan keunggulan model pendidikan di USIM yang menggabungkan pendekatan ilmu Naqli dan Aqli. Penjelasan ini memberikan gambaran komprehensif kepada delegasi UIMSYA mengenai pengelolaan studi ekonomi muamalat hingga berhasil meraih pengakuan di tingkat dunia. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan agenda campus tour untuk melihat berbagai sarana akademik unggulan di USIM. Para dosen dan mahasiswa diajak meninjau fasilitas perpustakaan digital terpadu, laboratorium keuangan syariah, hingga pusat riset muamalat. Atmospere akademik yang kondusif dipadu dengan keindahan arsitektur kampus meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta.

Ketua rombongan, Dr. Moh. Harun al-Rosid, M.Pd.I., menggarisbawahi pentingnya kegiatan ini sebagai ikhtiar untuk membentuk pola pikir global mahasiswa. Beliau menegaskan bahwa interaksi dengan kampus bertaraf internasional seperti USIM membuktikan bahwa civitas akademika berbasis pesantren memiliki kapasitas penuh untuk berkiprah di kancah global.  

Pengalaman ini juga memacu antusiasme para mahasiswa S2 Ekonomi Syariah. Perwakilan mahasiswa menyampaikan rasa bangga dan syukurnya dapat mempelajari langsung sistem tata kelola pendidikan modern di USIM, yang menjadi dorongan motivasi besar untuk menyelesaikan studi serta berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam di Tanah Air. Kunjungan ini menegaskan bahwa Pascasarjana UIMSYA Blokagung Banyuwangi terus melangkah mantap dalam membangun kemitraan strategis internasional demi peningkatan kualitas pendidikan dan riset ekonomi syariah di masa mendatang. 

Acara tour campus diakhiri dengan pemberian cinderamata oleh Direktur Pascasarjana Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. kepada perwakilan USIM yakni Dr. Hanim Misbah, Pensyarah Kanan dari Fakulti Ekonomi dan Muamalat (FEM) USIM sebagai bentuk terimakasih UIMSYA atas sambutan luar biasa yang telah diberikan. 

pemberian cinderamata dari UIMSYA-Indonesia untuk USIM-Malaysia

Perluas Jangkauan Internasional, UIMSYA Sambut Mahasiswi Beasiswa Asal Thailand di Malaysia

SEPANG (KLIA) — Di sela-sela kegiatan overseas seminar di Malaysia, jajaran pimpinan Pascasarjana Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi secara khusus menyambut kedatangan mahasiswi baru penerima beasiswa internasional asal Narathiwat, Thailand Selatan, bernama Khaulah di Kuala Lumpur International Airport (KLIA).

Perwakilan UIMSYA bersama mahasiswa dari Thailand dan kedua orang tuanya

        Prosesi penyambutan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dipimpin oleh Direktur Pascasarjana UIMSYA, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si., bersama dua dosen senior, Dr. H. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I., dan Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I. Khaulah tiba di bandara dengan didampingi langsung oleh sang ayah, Salaemaeabdulhalem.

Dr. Siti Aimah menjelaskan bahwa penerimaan mahasiswa asing seperti Khaulah merupakan bukti nyata komitmen UIMSYA Blokagung dalam memperluas internasionalisasi kampus berbasis pesantren. Kampus Hijau UIMSYA senantiasa terbuka bagi generasi muda di kawasan Asia Tenggara yang ingin menuntut ilmu di Indonesia.

Khaulah adalah mahasiswi yang berhasil meraih beasiswa penuh pada Program Studi S1 Pendidikan/Tadris Bahasa Inggris. Usai penyambutan dan ramah tamah di KLIA, Khaulah langsung bergabung dengan rombongan UIMSYA untuk terbang bersama menuju Banyuwangi.

Khaulah mengaku sangat terharu dan bersyukur karena dipeluk hangat oleh jajaran pimpinan kampus sejak di tempat transit internasional. Rasa cemasnya seketika sirna dan berganti menjadi semangat tinggi untuk menempuh pendidikan di UIMSYA.

Senada dengan sang putri, Salaemaeabdulhalem merasa lega dan tenang menyerahkan anaknya menuntut ilmu di luar negeri setelah melihat langsung ketulusan serta keramahan jajaran pimpinan UIMSYA yang menyambut mereka.

Mahasiswa Thailand bersama Rombongan Overseas UIMSYA

Dua akademisi UIMSYA, Dr. H. Moh. Harun Al Rosid dan Dr. Nur Hidayati, turut menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa internasional seperti Khaulah akan memperkaya atmosfer akademik serta interaksi lintas budaya di lingkungan prodi maupun Pesantren Blokagung. Perjalanan bersama ini menjadi awal integrasi Khaulah ke dalam keluarga besar UIMSYA untuk mencetak lulusan berwawasan global yang tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman. 

Minggu, 13 September 2026

Mahasiswa Pascasarjana UIMSYA Garap Isu AI dan Keuangan Syariah Di Forum iBAF 2026 Malaysia

Perguruan tinggi berbasis pesantren kembali menunjukkan kemampuannya untuk bersaing di arena ilmiah dunia. Komitmen ini dibuktikan oleh 8 mahasiswa Program Magister (S2) Ekonomi Syariah Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi melalui partisipasi aktif dalam ajang The 12th Islamic Banking, Accounting and Finance International Conference (iBAF 2026). Perhelatan bertaraf internasional yang diorganisir oleh Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) tersebut digelar pada Rabu, 09 September 2026, bertempat di Hotel Mövenpick Kompleks TH Sepang, Selangor, Malaysia.

Peserta iBAF 2026 bersama dosen pendamping di Depan Hotel Movenpick

Edisi ke-12 dari konferensi internasional ini memfokuskan pembahasannya pada isu-isu krusial industri keuangan global melalui tema "Future-Ready Islamic Accounting, Banking and Finance: Integrating Artificial Intelligence, Sustainability and Governance". Acara ini menjadi ruang perjumpaan ilmiah bagi pakar, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara guna mengulas integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI), tata kelola yang baik, serta prinsip keberlanjutan dalam ekosistem perbankan dan akuntansi Islam.

Peserta iBAF dari UIMSYA bersama Panitia dari USIM Malaysia

Delegasi mahasiswa UIMSYA beraksi dengan pendampingan langsung dari jajaran pimpinan Pascasarjana, yakni Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. (Direktur Pascasarjana) dan Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I. (Dosen Pascasarjana). Pendampingan ini menjadi bentuk dukungan nyata institusi dalam membentuk kesiapan akademis dan rasa percaya diri mahasiswa saat tampil di mimbar internasional.

Di tengah atmosfer konferensi di kawasan Sepang dekat KLIA tersebut, 8 mahasiswa S2 Ekonomi Syariah UIMSYA tidak sekadar menyimak rangkaian perhelatan. Mereka tampil mempresentasikan hasil riset dan gagasan akademis terkait bagaimana sektor keuangan syariah merespons perkembangan teknologi digital serta tantangan keberlanjutan lingkungan.

Sepanjang agenda konferensi, para peserta asal Banyuwangi ini terlibat dalam sesi paralel dan diskusi ilmiah. Topik-topik seputar efisiensi perbankan syariah serta aplikasi Artificial Intelligence (AI) dalam sistem akuntansi syariah menjadi poin diskusi hangat yang menarik perhatian para delegasi mancanegara.

Presentasi Mahasiswa UIMSYA dalam sesi Paralel dan diskusi ilmiah

Pihak pimpinan Pascasarjana UIMSYA memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Direktur Pascasarjana, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si., menyatakan bahwa keterlibatan mahasiswa di iBAF 2026 membuktikan keilmuan berbasis pesantren sangat terbuka dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Beliau berharap wawasan internasional ini mampu memicu lahirnya karya-karya ilmiah berkualitas di masa depan.

Sementara itu, Dr. Nur Hidayati, M.Pd.I. memuji kesiapan mental dan keberanian para mahasiswa di panggung dunia. Beliau menilai kemampuan menyelaraskan prinsip tata kelola syariah dengan teknologi kecerdasan buatan menandakan bahwa akademisi pesantren siap berkontribusi sebagai pemain kunci dalam industri keuangan syariah global.

Kesan mendalam turut dirasakan oleh para delegasi mahasiswa S2 Ekonomi Syariah UIMSYA. Perwakilan mahasiswa mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat memaparkan pemikiran di hadapan peneliti dunia pada forum berskala internasional tersebut, sekaligus menjadikan pengalaman ini sebagai pemantik semangat untuk memajukan ekonomi Islam di Indonesia.

Keikutsertaan dalam konferensi internasional di Malaysia ini mempertegas langkah UIMSYA Blokagung Banyuwangi dalam mencetak sumber daya manusia berwawasan global yang mampu memadukan kedalaman ilmu syariah dengan tuntutan teknologi masa depan

Kiprah Akademisi Pesantren di Kancah Global: Kolaborasi Internasional UIMSYA Blokagung dan Universiti Putra Malaysia

Suasana khidmat dan penuh kehangatan mewarnai perhelatan International Conference yang digelar oleh Program Pascasarjana Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung Banyuwangi di kampus Universiti Putra Malaysia (UPM), Selangor, pada Kamis, 10 September 2026. Forum ilmiah internasional ini mengangkat topik strategis "Synergy of Value-Based Leadership and Education: Driving Holistic Excellence, Inclusivity, and Well-being in Education", yang secara mendalam mengulas pentingnya integrasi kepemimpinan berbasis nilai sebagai fondasi utama dalam menciptakan keunggulan pendidikan yang holistik, inklusif, dan menyejahterakan di era modern.

Pemberian Cinderamata dari UIMSYA - UPM

Sebanyak 25 mahasiswa Program Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIMSYA hadir secara langsung dengan didampingi oleh Direktur Pascasarjana UIMSYA, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. Kehadiran rombongan akademisi asal Banyuwangi tersebut disambut penuh keakraban oleh jajaran pimpinan dan civitas akademika UPM, yang dipimpin oleh Pensyarah Kanan UPM, Dr. Fathiyah Mohd Fakhruddin, bersama Ketua Jabatan, Ketua Pengerusi Conference, serta Timbalan Dekan Bidang Penelitian dan Inovasi UPM yang turut memberikan pidato sambutan hangat.

Foto bersama di Halaman gedung UPM

Acara berlangsung dinamis melalui paparan dari para narasumber utama. Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. bertindak sebagai keynote speaker dengan memaparkan gagasan pentingnya mentransformasikan nilai-nilai spiritualitas pesantren ke dalam tata kelola manajemen pendidikan Islam kontemporer untuk menjawab tantangan disrupsi global. Sementara itu, Dr. Fathiyah Mohd Fakhruddin membagikan perspektifnya mengenai implementasi kepemimpinan dan pendidikan berbasis nilai yang inklusif di UPM. Antusiasme peserta tampak dari diskusi interaktif yang kaya akan wawasan mengenai strategi keunggulan pendidikan berkelanjutan.

Sambutan oleh Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si., (Direktur Pascasarjana UIMSYA)

Keberhasilan kolaborasi ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak UPM. Ketua Pengerusi Conference menyatakan kebanggaannya dapat menaungi agenda tersebut sekaligus berharap kerja sama ini menjadi pijakan awal bagi riset dan publikasi bersama di tingkat Asia Tenggara. Kesan positif juga dirasakan oleh perwakilan mahasiswa Magister MPI UIMSYA yang menilai forum ini memberikan pengalaman akademik berharga dalam memperluas cakrawala pemikiran untuk mengelola lembaga pendidikan yang berdaya saing global. Secara keseluruhan, perhelatan ini menegaskan bahwa sinergi akademis lintas negara yang berlandaskan kepemimpinan berbasis nilai mampu memperkuat ekosistem pendidikan yang unggul, inklusif, dan berdampak positif bagi masa depan.

Minggu, 06 September 2026

Meneguhkan Keunggulan Akademik: Pascasarjana Uimsya Gelar Matrikulasi

 Pascasarjana Universitas KH. Mukhtar Syafaat (Uimsya) Blokagung Banyuwangi resmi menggelar agenda Orientasi dan Matrikulasi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu (5/9/2026) mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Sebanyak 53 mahasiswa baru dari empat program studi magister, yakni S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI), S2 Pendidikan Bahasa Arab (PBA), S2 Ekonomi Syariah (ESy), dan S2 Studi Islam (SI), antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Rangkaian kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan tes tulis oleh peserta sebagai bentuk komitmen akademis.

Kegiatan orientasi ini dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana Uimsya, Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. Dalam sambutan pembukanya, beliau menekankan pentingnya kesiapan mental dan akademis bagi mahasiswa jenjang magister agar mampu beradaptasi dengan iklim riset yang dinamis. Pembukaan tersebut menjadi titik awal integrasi nilai-nilai keislaman dan keilmuan modern yang menjadi ciri khas Pascasarjana Uimsya Blokagung Banyuwangi. Memasuki sesi materi orientasi akademik, para mahasiswa dibekali pemahaman teknis mengenai tata kelola perkuliahan oleh Drs. Eko Budiywono, M.H. Sesi ini mengulas Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti), mekanisme heregistrasi, Kartu Rencana Studi (KRS), hingga Daftar Hasil Studi (DHS). Pemahaman sistem ini dinilai vital untuk menunjang kelancaran administrasi perkuliahan para mahasiswa selama menempuh studi di Pascasarjana Uimsya.

 Materi dilanjutkan langsung oleh Dr. Siti Aimah, S.Pd.I., M.Si. yang memberikan pembekalan strategis bertajuk "Menulis dan Mempublikasikan Artikel pada Jurnal Bereputasi". Sesi ini dirancang untuk memacu tradisi menulis dan publikasi ilmiah sejak dini, sehingga para mahasiswa tidak hanya berfokus pada pemenuhan tugas akademik harian, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pengembangan literatur riset global yang bereputasi tinggi. Pasca-ishoma, agenda dilanjutkan dengan sesi pengenalan program studi secara lebih mendalam. S2 MPI dipandu oleh Dr. H. Moh. Harun Al Rosid, M.Pd.I., S2 PBA oleh Dr. M. Bisri Ihwan, Lc., M.Pd., S2 Ekonomi Syariah oleh Dr. Nur Anim Jauhariyah, S.Pd., M.Si., serta S2 Studi Islam oleh Dr. Sofi Faiqotul Hikmah, S.H.I., M.E.I. Pada sesi terpisah ini, mahasiswa diperkenalkan dengan Dosen Pendamping Akademik (DPA)/Dosen Wali, strategi kelulusan tepat waktu, serta mekanisme penilaian dan pelaporan nilai.

 Pihak pelaksana dan panitia mengungkapkan kesan mendalam atas tingginya partisipasi serta semangat interaktif para peserta meski kegiatan dilaksanakan secara virtual. Panitia mengapresiasi kerapian pelaksanaan dari tahap penandatanganan pakta integritas hingga sesi matrikulasi program studi yang berjalan lancar dan penuh khidmat. Dedikasi para peserta menjadi modal awal yang sangat baik bagi terciptanya iklim akademik yang kondusif di lingkungan kampus. Direktur Pascasarjana beserta jajaran panitia berharap seluruh  mahasiswa baru S2 Uimsya dapat menuntaskan masa studinya secara tepat waktu dengan karya-karya publikasi yang bereputasi. Melalui kegiatan matrikulasi ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademis dan riset, tetapi juga mampu membawa keberkahan nilai-nilai pesantren Blokagung ke kancah nasional maupun internasional. “Alhamdulillah, semangat dan antusiasme peserta tinggi. Semoga bisa menjadi modal agar mereka bisa lulus tepat waktu,” ungkap Aimah.